43 Warga Belajar PKBM Lentera Nusantara Resmi Lulus, Tasyakuran dan Sarasehan Jadi Bekal Menjemput Masa Depan

Kepanjen, Malang – Suasana haru, bangga, dan penuh syukur menyelimuti Rumah Makan Ocean Garden di tepi Sungai Brantas, Kepanjen, Minggu (28/6/2026). Di tempat yang sejuk dengan panorama sungai yang menenangkan, keluarga besar PKBM Lentera Nusantara menggelar Tasyakuran Kelulusan dan Sarasehan Ke-4, sebuah momentum yang tidak sekadar menandai berakhirnya proses belajar, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan.
Sebanyak 43 warga belajar resmi dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2025/2026. Mereka terdiri atas 13 lulusan Paket A (setara SD), 12 lulusan Paket B (setara SMP), dan 18 lulusan Paket C (setara SMA). Di balik angka tersebut tersimpan kisah perjuangan, ketekunan, dan harapan baru bagi mereka yang pernah mengalami putus sekolah maupun memilih jalur pendidikan kesetaraan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Acara berlangsung khidmat sekaligus hangat dengan kehadiran sejumlah tamu undangan, di antaranya Plt. Kepala Bidang PAUD DIKMAS Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dewi Ruhillah, M.Si.; Penilik PAUD DIKMAS Kepanjen, Nanik Yuliati, S.Pd.; Kepala Desa Ngadilangkung, Puji Mahrudin, S.E.; Ketua Komite PKBM Lentera Nusantara, Yuyun Ika Anggraeni, S.E.; serta Ketua Yayasan Puspa Sada Setara, Khoirul Anwar, S.T.
Kemeriahan acara dipandu dua Master of Ceremony dari kalangan warga belajar, yakni Jibran Ahmad Djibran Diaz Mahesa dari Paket B dan Moira Noumira Salsabila dari Paket C. Kehadiran keduanya menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan berbicara di depan publik.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh warga belajar Paket C, Mey Nadya Indah Lestari, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tartil Al-Qur’an oleh Nurhayati, warga belajar Paket C. Suasana menjadi semakin khidmat ketika seluruh hadirin larut dalam rasa syukur atas pencapaian para lulusan.
Momen yang paling dinanti adalah prosesi penyerahan ijazah kepada seluruh lulusan Paket A, Paket B, dan Paket C. Satu per satu nama dipanggil, disambut tepuk tangan keluarga, tutor, dan tamu undangan. Wajah bahagia para lulusan menjadi gambaran bahwa perjuangan mereka selama ini akhirnya membuahkan hasil.
Pada kesempatan tersebut, PKBM Lentera Nusantara juga memberikan penghargaan kepada warga belajar yang menunjukkan prestasi dan dedikasi luar biasa. Raissa Valerina Nerissa dinobatkan sebagai lulusan terbaik Paket A, Raihan Odissey Muhammaddy sebagai lulusan terbaik Paket B, dan Zahwa Zaliya Putri sebagai lulusan terbaik Paket C.
Selain itu, penghargaan Warga Belajar Teladan diberikan kepada Sri Anggraeni, sementara penghargaan Warga Belajar dengan Dampak Perubahan Sosial diberikan kepada Karnoto atas kontribusinya yang mampu memberikan inspirasi dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Kepala PKBM Lentera Nusantara, Dwi Rana Nabillah, S.S., mengajak seluruh lulusan untuk menjadikan kelulusan sebagai awal perjalanan belajar yang sesungguhnya.
“Belajar tidak berhenti ketika menerima ijazah. Teruslah bertumbuh, teruslah belajar sepanjang hayat, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat di mana pun berada,” pesannya.
Nabillah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua, keluarga, dan masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di PKBM Lentera Nusantara hingga menuntaskan pendidikan dasar dan menengah. Ia tidak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendampingan belajar masih terdapat kekurangan, seraya berharap silaturahmi tetap terjalin erat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Ngadilangkung, Puji Mahrudin, S.E. Ia mengapresiasi kiprah PKBM Lentera Nusantara yang dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menekan angka putus sekolah di Kabupaten Malang.
“PKBM Lentera Nusantara telah memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat untuk memperoleh ijazah Paket A, Paket B, maupun Paket C. Ini merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Sementara itu, Penilik PAUD DIKMAS Kepanjen, Nanik Yuliati, S.Pd., mengaku bahagia dapat menyaksikan secara langsung kebahagiaan para lulusan beserta keluarganya.
Ia berpesan agar seluruh warga belajar tidak pernah berhenti menimba ilmu dan terus bersemangat mengejar cita-cita. Secara khusus, ia juga memberikan apresiasi kepada PKBM Lentera Nusantara yang selama ini konsisten mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus dari Rumah Inklusi MB3+.
“Saya mengucapkan terima kasih karena telah membersamai mereka belajar. Insyaallah, itu menjadi ladang amal ibadah yang luar biasa,” tuturnya.
Sebagai ungkapan rasa syukur, seluruh peserta kemudian mengikuti pembacaan istighotsah yang dipimpin oleh Ust. Khozinatul Asror, S.Pd., M.M. Suasana religius semakin menyentuh ketika doa-doa dipanjatkan untuk keberhasilan para lulusan di masa mendatang.
Nuansa haru kembali terasa saat Ahmad Djibran Diaz Mahesa membacakan sebuah puisi yang menggambarkan perjuangan, harapan, dan mimpi para warga belajar dalam menempuh pendidikan.
Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Sarasehan bertema “Bertahan, Bertumbuh, dan Bersiap Menjemput Karier.” Sarasehan dipandu oleh tutor Fidayah, S.Pd. dengan menghadirkan narasumber Tulus Gunawan, S.E., M.M., Manager Keuangan Turen Indah Bangunan.
Dalam paparannya, Tulus Gunawan mengajak para lulusan untuk memiliki mental tangguh dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan membangun karakter yang kuat.
Melalui sarasehan tersebut, para lulusan memperoleh motivasi sekaligus perspektif baru bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk bertumbuh dan mempersiapkan diri menyongsong karier maupun jenjang pendidikan berikutnya.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang kembali dipimpin oleh Ust. Khozinatul Asror, S.Pd., M.M., dilanjutkan ramah tamah, makan bersama, dan sesi foto keluarga besar PKBM Lentera Nusantara.
Tasyakuran Kelulusan dan Sarasehan Ke-4 ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan selalu membuka kesempatan baru bagi siapa pun yang memiliki kemauan untuk bangkit. Di tengah derasnya arus Sungai Brantas yang mengalir di samping lokasi acara, semangat para lulusan PKBM Lentera Nusantara pun diharapkan terus mengalir, membawa mereka menuju masa depan yang lebih cerah, lebih bermakna, dan penuh harapan.
