G
N
I
D
A
O
L

Karnoto: Semangat Belajar yang Tak Pernah Mengenal Usia

Usia bukanlah penghalang untuk terus belajar. Prinsip itulah yang dipegang teguh oleh Karnoto, pria kelahiran 18 Januari 1975 yang berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Lentera Nusantara pada tahun 2026. Di usia 51 tahun, ketika banyak orang merasa cukup dengan apa yang telah dimiliki, Karnoto justru memilih membuka lembaran baru dengan kembali menempuh pendidikan. Ketekunan, kedisiplinan, dan semangat belajarnya mengantarkan beliau meraih predikat Warga Belajar Paling Berdampak Sosial Kemasyarakatan, sebuah penghargaan yang mencerminkan dedikasinya, baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat.

Dalam kesehariannya, Karnoto mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang. Di tengah kesibukan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, beliau tetap menyempatkan diri mengikuti setiap kegiatan pembelajaran di PKBM Lentera Nusantara. Bahkan, di antara warga belajar yang seusia dengannya, Karnoto dikenal sebagai salah satu peserta yang paling rajin hadir dalam pembelajaran tatap muka. Baginya, pendidikan bukan sekadar memperoleh ijazah, melainkan sarana untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan membuka peluang pengembangan karier di masa depan.

Semangat belajar tersebut berjalan seiring dengan dedikasinya dalam kehidupan bermasyarakat. Karnoto dipercaya sebagai salah satu tokoh pemuda di lingkungan RT tempat tinggalnya dan mengemban amanah sebagai Ketua Takmir di salah satu mushalla di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kepercayaan yang diberikan masyarakat lahir dari keteladanan, kepedulian, dan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Baginya, ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Perjalanan Karnoto menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka bagi siapa saja. Apa yang mungkin dianggap mustahil oleh sebagian orang—kembali bersekolah di usia yang tidak lagi muda—justru mampu diwujudkan dengan niat yang tulus, kerja keras, ketekunan, dan doa yang tidak pernah putus. Kisahnya mengajarkan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia. Selama seseorang memiliki kemauan untuk belajar, selalu ada jalan untuk berkembang dan memberi manfaat yang lebih besar bagi keluarga, pekerjaan, dan masyarakat.

Karnoto menjadi salah satu wajah inspiratif Pendidikan Kesetaraan di PKBM Lentera Nusantara. Melalui kisah hidupnya, beliau membuktikan bahwa belajar sepanjang hayat bukan sekadar slogan, melainkan jalan nyata untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat. Semangatnya menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari keberanian mengambil langkah pertama, berapa pun usia yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *